-->

SIPITUAMA

"Sistem Informasi Penyajian Ilmu Teknologi, Uni Akademis, dan Manajemen Administrasi"

BATU GURU

Pada mulanya batu itu ada 4 buah yang diadu oleh Oppu Datu Parulas Parultop, seorang dukun sakti yang mempunyai ultop. Namun yang menang ada 3 buah dan yang kalah ada 1 buah. 3 batu yang menang itulah yang terdapat di sungai Lumbanbatu desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan. Dan 1 batu yang kalah berada di Danau Toba, disekitar desa Pangaloan Kecamatan Nainggolan.



Alkisah dahulu kala batu Guru yang berada di danau Toba itu selalu goyang dan hanya Oppu Datu Parulas Parultoplah yang dapat menghentikannya. Maka sejak saat itu, batu Guru itu dipercaya memiliki kesaktian. Apabila ada orang yang miskin dan anak yatim piatu memancing ikan disekitar batu Guru akan mendapatkan ikan-ikan yang besar. Kemudian apabila ada orang yang sedang merokok, tiba-tiba mancisnya jatuh ke danau dengan tidak disadarinya, mancis itu kembali lagi berada ditangannya. Dan kesaktian lainnya, setiap orang yang ziarah harus bertingkah laku sopan dan apabila dilanggar akan mendapat bala bahkan kematian. Kesaktian batu Guru ini dapat disaksikan marga Lumbanraja dan penduduk disekitar batu Guru itu. 
Keunikan dari batu Guru yang berada di danau Toba adalah batu yang begitu besar yang hanya ada sedikit tanah yang menopang dibawahnya dengan 3 tiang  yang melambangkan Dalihan Natolu untuk memperteguh kesatuan budaya orang Batak seperti Somba Marhula-hula, Manat Mardongan Tubu, dan Elek Marboru.

0 komentar:

Post a Comment

;}

Support

VIDEO

SPEKTAKULER