-->

SIPITUAMA

"Sistem Informasi Penyajian Ilmu Teknologi, Uni Akademis, dan Manajemen Administrasi"
Sedang Proses...Orang Sabar Banyak Rejeki, Complete 90%.... Tunggu...Loadingnya Hampir 100% ................................................... ..................... ......

Thursday, 2 August 2018

Spesifikasi Teknis pada Dokumen Kontrak


Spesifikasi adalah suatu uraian atau ketentuan-ketentuan yang disusun secara lengkap dan jelas mengenai suatu barang, metode atau hasil akhir pekerjaan yang dapat dibeli, dibangun atau dikembangkan oleh pihak lain sedemikian sehingga dapat memenuhi keinginan semua pihak yang terkait.

Spesifikasi adalah suatu tatanan teknik yang dapat membantu semua pihak yang terkait dengan proyek untuk sependapat dalam pemahaman sesuatu hal teknis tertentu yang terjadi dalam suatu pekerjaan. Dengan demikian spesifikasi diharapkan dapat :
  1. Mengurangi beda pendapat atau pertentangan yang tidak perlu
  2. Mendorong efesiensi penyelenggaraan proyek, tertib proyek dan kerjasama dalam penyelenggara proyek
  3. Mengurangi kerancuan teknis pelaksanaan pekerjaan
Spesifikasi yang semula merupakan bagian dari dokumen proyek, setelah kontrak ditandatangani oleh penyedia jasa dan pengguna jasa menjadi bagian dari dokumen kontrak. Sebagian dari dokumen kontrak, untuk menghindari terjadinya kesalah pahaman tentang lembar-lembar spesifikasi yang telah menjadi acuan untuk pelaksanaan dilapangan, baik penyedia jasa (kontraktor) maupaun pengguna jasa (pemilik proyek) perlu memberikan paraf pada setiap halaman spesifikasi.
Spesifikasi adalah salah satu elemen dari dokumen proyek yang menguraikan secara rinci ketentuan-ketentuan  teknis dari proyek dimaksud.

POSISI SPESIFIKASI DALAM DOKUMEN LELANG

Menejemen proyek adalah dokumen yang berisi pengaturan atau prosedur dan ketentuan administratif maupun teknis untuk penyelenggaraan suatu proyek fisik (jalan/jembatan), yang pelaksanaanya akan diserahkan oleh pemilik proyek (pengguna jasa konstruksi) kepada pihak lain (penyedia jasa konstruksi) melalui proses pengadaan.

Dokumen lelang NCB terdiri atas dokumen-dokumen (termasuk adendum) sebagai berikut :

 Bab I                     Instruksi kepada peserta lelang
Bab II                    Bentuk penawaran
Bab III                   Syarat-syarat kontrak
Bab IV                   Data Kontrak
Bab V                    Spesifikasi
Bab VI                   Daftar Kuantitas
Bab VII                  Gambar-gambar
Bab VIII                Bentuk bentuk jaminan

POSISI SPESIFIKASI DALAM DOKUMEN KONTRAK

Spesifikasi adalah salah satu elemen dari dokumen kontrak yang menguraikan secara rinci ketentuan-ketentuan teknis dari proyek dimaksud.

Dokumen kontrak nasional (NCB) sesuai urutan kekuatan hukum terdiri atas sebagai berikut :\
  1. Surat Perjanjian
  2. Surat penunjukan pemenang lelang
  3. Penawaran kontraktor
  4. Data kontrak 
  5. Syarat-syarat kontrak
  6. Spesifikasi teknis
  7. Gambar-gambar
  8. Daftar kuantitas yang telah diisi harga penawarannya
  9. Dokumen lain yang tercantum dalam data kontrak merupakan bagian dari kontrak
JENIS JENIS SPESIFIKASI
A. SPESIFIKASI HASIL AKHIR (END RESULT SPESIFICATION)
Merupakan jenis spesifikasi yang menyaratkan pencapaian dimensi dan kualitas akhir suatau pekerjaan, tanpa mempersoalkan metode kerja yang diginakan untuk mencapai produk akhir tersebut.



Masih perlu penjelasan lebih lanjut , apa yang dimaksud dengan hasil akhir suatu pekerjaan, apakah hasil akhir dari suatu item pekerjaan atau kah hasil akhir suatu seksi pekerjaan ataukah hasil Devisi pekerjaan ataukah hasil akhir dari total proyek.

B. SPESIFIKASI PROSES KERJA (SPESIFICATION BY PROCESS)
Merupaka spesifikasi dimana yang diatur dalam suatu ketentuan yang harus dilaksanakan selama proses pelaksanaan pekerjaan, dengan harapan hasil kerja yang diperoleh sesuai dengan yang diinginkan.

Yang dimaksud dengan proses adalah upaya mencapai produk akhir yang diatur sesuai dengan ketentuan yang ada pada setiap pay item

C.MULTI STEP AND METHOD SPESIFICATION
Merupakan spesifikasi yang mengatur ketentuan tentang semua langkah, material yang harus digunakan dan metode kerja serta hasil kerja yang diharapkan


Spesifikasi untuk prasarana jalan/jembatan lebih condong kepada jenis multi step and method spesification, karena jenis spesifikasi  ini memberikan bimbingan secara  pelaksanaan langkah demi langkah agar diperoleh hasil pekerjaan yang sesuai dengan yang dipersyaratkan. Spesifikasi yang dipilih untuk modul pelatihan ini adalah jenis multi step and method spesification.
Pemilihan jenis spesifikasi ini juga memberi kemudahan bagi kontraktor yang baru pertama kali mengenai pekerjaan jalan dan jembatan.
Share:

Sunday, 29 July 2018

Syarat-Syarat Kontrak


UMUM

Secara umum syarat-syarat kontrak terdiri dari atas syarat-syarat umum kontrak yang memuat batasan pengertian istilah yang digunanakan, hak, kewajiban, tanggung jawab termasuk tanggung jawab pada pekerjaan yang disubkontrakka, sanksi, penyelesaian perselisihan, dan peraturan perundang-undangan yang dalam pelaksanaan kontrak bagi setiap pihak, dan syarat khusus konttrak yang memuat ketentusn ketentuan yang lebih spesifik sebagaimana yang dirujuk dalam pasal-pasal syarat-syarat umum kontrak.

Syarat-syarat khusus kontrak memuat perubahan, penambahan, atau penghapusan ketentuan dalam syarat-syarat umum kontrak, dan sifatnya lebih mengikat dari pada syarat-syarat umum kontrak.


PELELANGAN NASIONAL
Syarat-syarat kontrak untuk pelelangan nasional umumnya terdiri dari :
  1. Syarat-syarat kontrak, dan
  2. Data kontrak.
1. SYARAT-SYARAT KONTRAK
      Syarat-syarat kontrak memuat ketentuan mengenai :
A. UMUM
  1. Defenisi
  2. Interprestasi
  3. Bahasa dan Undang-undang
  4. Keputusan Direksi pekerjaan
  5. Delegasi
  6. Komunikasi
  7. Subkontrak
  8. Kontraktor lainnya
  9. Personil
  10. Resiko-resiko pemilik dan Kontraktor
  11. Asuransi
  12. Laporan Investigasi Lapangan
  13. Pertanyaan tentang Data kontrak
  14. Pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor
  15. Pekerjaan diselesaikan pada rancangan tanggal penyelesaian
  16. Persetujuan oleh direksi pekerjaan
  17. Keselamatan
  18. Penemuan-penemuan
  19. Penyerahan lapangan
  20. Memasuki lapangan
  21. Instruksi, Inspeksi dan Auditing
  22. Perselisihan
  23. Prosedur penyelesaian perselisihan
B. PENGENDALIAN WAKTU
  1. Program
  2. Pengunduran rencana tanggal penyelesaian
  3. Percepatan
  4. Penundaan atas perintah direksi pekerjaan
  5. Rapat pelaksanaan
  6. Pemberitahuan sedini mungkin 
C. PENGENDALIAN MUTU
  1. Penemuan cacat mutu
  2. Pengujian
  3. Perbaikan cacat mutu
  4. Cacat mutu yang tidak diperbaiki
D. PENGENDALIAN BIAYA
  1. Daftar Kuantitas
  2. Perubahan Kuantitas
  3. Variasi
  4. Pembayaran untuk variasi
  5. Proyeksi arus ulang
  6. Sertifikat pembayaran
  7. Pembayaran
  8. Peristiwa kompensasi
  9. Pajak
  10. Mata Uaaang
  11. Penyesuaian harga
  12. Retensi
  13. Denda keterlambatan
  14. Bonus
  15. Uang muka
  16. Jaminan-jaminan
  17. Pekerjaan harian
  18. Biaya perbaikan
E. PENYELESAIAN KONTRAK
  1. Penyelesaian
  2. Serah terima sementara
  3. Perhitungan akhir
  4. Petunjuk pengoperasian dan pemeliharaan
  5. Pemutusan
  6. Pembayaran pada pemutusan
  7. Kepemilikan
  8. Pemberhentien pelaksanaan pekerjaan 
2. DATA KONTRAK
Data kontrak ini memuat ketentuan khusus yang dibutuhkan oleh paket pekerjaan, data kontrak adalah ketentuan -ketentuan yang merupakan perubahan, penambahan dan/atau penjelasan dari ketentuan-ketentuan yang ada pada syrat-syarat kontrak. Data kontrak merupakan bagian dari kontrak dan apabila terjadi perbrdaan antara syarat-syarat kontrak dengan data kontrak, maka yang berlaku adalah data kontrak, kecuali jika ditentukan lain, semua data kontrak harus diisi oleh pemilik sebelum menerbitkan dokumen lelang.
Share:

Radio Streaming ...


Add Request Song to Live Streaming

Support

VIDEO

SPEKTAKULER