-->

SIPITUAMA

"Sistem Informasi Penyajian Ilmu Teknologi, Uni Akademis, dan Manajemen Administrasi"
close

Wednesday, 15 August 2018

The Role of Each Element of the Project Operator/ Peran Masing-Masing Unsur Penyelenggara Proyek




Dalam rapat pra pelaksana, unsur penyelenggara proyek yang dibahas perannya adalah
  1. Atasan langsung peminpin proyek
  2. Pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek pengawasan
  3. Pemimpin proyek/pimpinan bagian proyek fisik
  4. Kontraktor
  5. Konsultan pengawas
1. PERAN ATASAN LANGSUNG PEMIMPIN PROYEK (Kepala Dinas, Unsur Pemerintah)

  • Sebagai moderator dan nara sumber
  • Memberikan pengarahan secara umum pelaksanaan proyek
  • Menjelaskan bahwa PPTK/PPK ikut bertanggung jawab terhadap review design beserta prosedur survey sampai dengan penyelesaian sebagai pedoman awal pelaksanaan pekerjaan
  • lain-lain dianggap perlu
2. PERAN PEMIMPIM PROYEK PENGAWAS (Unsur Pemerintah)
  • Menjelaskan kebijaksanaan teknis tentang perlunya review design
  • Menjelaskan prosedur review design termasuk
  1. Metodologi survey
  2. Cara pembuatan gambar kerja
  3. Mekanisme proses administrasi review design dan proses addendum kontrak atau memorandum kontrak
  4. Menjelaskan kapan review design harus diselesaikan
  • Menjelaskan prosedur dan jadwal kerja seluruh tenaga konsultan supervisi mulai dari mobilisasi sampai demobilisasi
  • Menjelaskan TOR/ Tugas-tugas dan tanggung jawab kerja seluruh tenaga konsultan supervisi serta kualifikasi personilnya
  • Menjelaskan laporan-laporan kemajuan pelaksanaan fisik yang akan dibuat oleh konsultan supervisi dan distribusi laporan-laporan yang terdiri dari :
  1. Monthly Executive summary report
  2. Monthly progress report
  3. Quarterly report
  4. Quality control report
  5. Technical report
  6. Review design /tehnical justification report
  7. Technical paper
  8. Draft final report
  9. Final report
  10. Serta kapan waktunya laporan tersebut harus selesai dikirim
  • Menjelaskan bahwa konsultan bertanggung jawab dalam pengarsipan dokumen-dokumen lapangan
  • Menjelaskan adanya penilaian performance konsultan atau kontraktor yang sedang melaksanakan pekerjaan
  • Menjelaskan akomodasi dan fasilitas yang disediakan oleh kontrak konsultan
  • Secara periodik bagro pengawasan (saat ini P2JJ) akan melakukan uji petik/sertifikasi
  • As built drawing harus dibuat sesuai dengan standart yang berlaku
  • Menjelaskan adanya keharusan untuk mencari data-data yang berasal dari original design mencakup antara lain :
  1. Tipe perkerasan setiap segmen
  2. Besar lendutan setiap segmen
  3. Lebar perkerasan setiap segmen
  4. IRI, RCI
  5. Besar CBR setiap segmen
  6. Dll
3. PEMIMPIN PROYEK /PEMIMPIM BAGIAN PROYEK FISIK (Unsur pemerintah)
  • Sebagai ketua rapat
  • Menjelaskan susunan organisasi proyek
  • Membahas struktur organisasi pelaksanaan konstruksi yang diusulkan oleh kontraktor maupun yang disarankan oleh konsultan supervisi
  • Membahas tugas kontraktor mengenai :
  1. Survei dan pembuat gambar kerja
  2. Rencana pengadaan personel, peralatan dan bahan
  3. Penyiapan Construction sechedule-Financial progress Schedule - S Curve
  4. Rencana penyelesaian vector diagram setelah review design
  • Menjelaskan bahwa keterlambatan mobilisasi dapat dikenakan denda
  • Menjelaskan kapan dan bagaimana proses Serah terima pertama dan terakhir pekerjaan
  • Menjelaskan diperlukannya show cause meeting bilamana terjadi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang mengakibatkan realisasi pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana pelaksanaan pekerjaan
  • Menjelaskan bahwa satu bulan sebelumPPHP maka PPKakan mengeluarkan pengumuman kepada masyarakat sekitar proyek tentang akan selesainya proyek untuk menghindari adanya tagihan utang yang belum dibayar oleh kontraktor kepda masyarakat sekitar proyek
  • Menjelaskan mekanisme kerja antara ketiga unsur proyek (PPK, Kontraktor, dan Pengawas) dalam hal perlunya kontraktor request sebelum dimulainya pekerjaan dan sebelum mulainya penerimaaan pekerjaan (waktunya ditentukan oleh PPK Fisik)
  • Menjelaskan kapan serah terima lapangan dapat dilakukan
  • Menjelaskan kewajiban pembayaran untuk pungutan retribusi atau asuransi
  • Menjelaskan prosedur pembongkaran dan penyerahan barang bekas, misalnya bangunan atas jembatan
  • Menjelaskan kapan  tanggal mobilisasi terakhir dan  kapan akhir masa konstruksi dan apa sanksi -sanksinya jika tanggal tersebut dilewati
  • Menjelaskan standart laporan harian dan mingguan yang sudah merupakan standart baku yang harus dicontoh
  • Menjelaskan proses pengusulan  dan pembayaran bulanan (monthly certificat)
  • Menjelaskan proses pengujian bahan jalan dan jembatan
  • Menjelaskan tidak perlunya  sondir pada awal sebelum dimulainya pekerjaan pondasi jembatan
  • Membahas metoda pelaksanaan yang diajukan oleh kontraktor pada saat pelelangan 
  • Menjelaskan bahwa quality control untuk pekerjaan jalan menggunakan fasilitas laboratorium yang disediakan oleh kontraktor dari item mobilisasi
  • Menekankan tidak adanya biaya tambahan terhadap biaya test sudah termasuk dalam harag satuan penawaran  masing-masing pekerjaan
  • Menjelaskan perlunya pendekatan terhadap masyarakat  dan pemerintah daerah setempat  sehubungan dengan rencana kerja yang nantinya berkaitan  dengan masalah jalan  akses kelokasi quarry , pembebasan lahan terhadap pagar, listrik telepon, PDAM, dll
  • Menjelaskan bahwa pihak pemerintah dibebaskan dari adanya tuntutan pihak ketiga jika terjadi kelalaian kontraktor dalam pelaksanaan pekerjaan
  • Menekankan barang-barang yang menjadi milim pemerintah
  • Membahas mata pembayaran yang spesifik :
  1. Beton
  2. Pemeliharaan rutin
  3. Agregrat untuk bahu jalan
  4. Pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan rutin
  5. Pelaksanaan pekerjaan pada masa pemeliharaan (warranty period)
  6. Penyiapan badan jalan dibayar setelah pekerjaan pondasi diterima
  • Menjelaskan adanya tim mutual check selama period kontrak
4. PERAN KONTRAKTOR
Menjelaskan rencana kerja pada saat mobilisasi yang meliputi :
  • Mobilisasi peralatan dan personil
  • Survey lapangan meliputi :
  1. Drainase
  2. Perkerasan jalan
  3. Struktur
  • Pengembalian kondisi dan pekerjaan minor (dilakukan saat survey lapangan selesai), meliputi :
  1. Perkerasan jalan
  2. Bahu jalan
  • Pemeliharaan rutin (dilaksanakan setelah diterbitkannya SPMK atau dimulainya pekerjaan)
  • Rencana kerja dan review design :\
  1. Melaksanakan survey untuk pembuatan gambar kerja
  2. Membuat gambar kerja (standart survei dan gambar kerja mengacu pada standar yang berlaku)
  • Menjelaskan metode / cara pelaksanaan konstruksi
  • Menjelaskan struktur organisasi serta tugas dan tanggungjawabnya
  • Menjelaskan kualifikasi personil kontraktor yang akan dimobilisasi
  • Menjelaskan rencana mobilisasi personil
  • Menjelaskan bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan serta calon sub kontraknya
  • Menjelaskan rencana penggunaan peralatan , meliputi :
  1. Jumlah dan jenis peralatan
  2. Rencana kedatangan peralatan
  • Menjelaskan rencana pengadaan bahan serta surat ijinya, misal :
  • Jalan :
  1. Aspal
  2. Agregrat
  3. Tanah timbun
  •  Jembatan :
  1. Banguan atas
  • Lokasi quarry
  • Kualitas bahan jalan/struktur, termasuk cara pengujiannya
  • Jumlah deposit quarry
  • Menjelaskan rencana kerja berdasarkan S-Curve
5 PERAN KONSULTAN PENGAWAS
  1. Mencatat seluruh kesepakatan dalam pre construction meeting dan dituangkan dalam berita acara tersendiri sebagai dokumen proyek
  2. Mempersiapkan formulir-formulir isian antara lain:
  • Laporan harian
  • Laporan mingguan
  • Laporan bulanan (Monthly progress report )
  • Executive summary report
  • Survey lapngan  untuk review design
  • Kerangka gambar kerja untuk :
  1. Rouline maintenence dan reinstatemen
  2. Battement/periodic maintenence
  • Perhitungn volume / Back up data serta monthly certificate (MC)
  • Quality  control
  • Contractor's request untuk"
  1. Memulai pekerjaan
  2. test material
  3. penerimaan pekerjaan
  • Menjelaskan struktur organisasi konsultan dan tugas dari pada masing-masing personel konsultan
  • Menjelaskan personel konsultan yang sudah dimobilsasi dan rencana personil lainnya yang akan dimobilisasi
  • Menjelaskan rencana kerja review design :
  1. Waktu yang diperlukan untuk survey lapangan
  2. Personel yang dilibatkan di dalam survei lapangan
  3. Kelengkapan yang diperluakan untuk survei lapangan
  4. Ruang lingkup pekerjaan yang akan disurvei
  5. alternatif penanganan dari hasil survei lapangan
  6. rencana dan gambar kerja yang harus dibuat
  • Menegaskan pengambilan lokasi foto dokumentasi : dimana, kapan, berapa kali yang harus dilaksnakan oleh kontraktor

Share:

0 komentar:

Post a Comment

;}

Support

VIDEO

SPEKTAKULER