-->

SIPITUAMA

"Sistem Informasi Penyajian Ilmu Teknologi, Uni Akademis, dan Manajemen Administrasi"
Sedang Proses...Orang Sabar Banyak Rejeki, Complete 90%.... Tunggu...Loadingnya Hampir 100% ................................................... ..................... ......

Wednesday, 11 July 2018

Makalah, menjadi Guru sebuah Pengabdian


MENJADI GURU SEBUAH PENGABDIAN
MENJADI GURU BERPRESTASI ADALAH KEBANGGAN




BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang
            Bila Anda masih terbangun hari ini, Selamat! Itu berarti Anda masih
             punya  kesempatan”.
Itulah yang menjadi pedoman bagi Penulis untuk menyelesaikan makalah ini.
Jaman dulu banyak orang yang tidak mau jadi Guru, karena jaman dulu Guru adalah pengabdian yang sebenarnya. Banyak Guru yang hidupnya serba tidak berkecukupan tapi mereka tetap bertahan dengan profesinya sebagai Guru, karena tugas Guru dianggap sebagai tugas mulia yang tidak bisa diukur dengan uang.
Guru banyak disegani murid dan masyarakat karena pengabdiannya, kesederhanaannya, dan pantang menyerah ditengah keterbatasan fasilitas dan kurang perhatian masyarakat/pemerintah terhadap profesi Guru.
Sama halnya dengan yang dialami oleh beberapa Guru yang ada di .......................... pada awal mulainya proses kegiatan belajar mengajar pada tahun 2007, yang mana Guru-guru yang mengajar anak-anak tidak memperoleh upah atau gaji sepeser pun. Tapi dengan keikhlasan para Guru-guru tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai seorang Guru walaupun dalam suka dan duka. Akhirnya Guru-guru tersebut bisa diusulkan masuk honor daerah atas bantuan orang-orang yang memperhatikan keadaan Guru-guru tersebut. Sekalipun nilai dari upah yang diterima itu sedikit nilainya. Itulah yang boleh Penulis bagikan dibalik pengabdian yang tulus ikhlas ada upah yang kita terima.




I.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan Latar Belakang yang diuraikan diatas, rumusan masalah penulisan ini adalah:
-          Bagaimana pengabdian seorang Guru di .............Kecamatan .............?
-          Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi seorang Guru di ..........................?
I.3 Tujuan
Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengabdian seorang Guru dan prestasi yang   dicapai di ...........................

I.4 Mamfaat
Mamfaat yang diharapkan dalam penulisan ini adalah:
-          Sebagai pengembangan pengetahuan dan meningkatkan wawasan bagi Pembaca serta dapat dijadikan bahan masukan bagi sekolah di masa yang akan datang.
-          Bagi Penulis sendiri adalah sebagai wahana untuk berpikir tentang pengabdian seorang guru di lingkungan sekolah.













BAB II
PEMBAHASAN
II.1 Pengertian Guru
            Guru adalah sebagai pendidik dan pengajar anak, guru diibaratkan sebagai ibu kedua yang mengajarkan berbagai macam hal yang baru dan sebagai fasilitator anak supaya dapat belajar  dan  mengembangkan  potensi  dasar  dan  kemampuan secara optimal. Hanya  ruang lingkup guru berbeda ada yang  mengajar di sekolah negeri atau swasta.
            Menurut  Noor  Jamaluddin (1978:1)  Guru adalah:  pendidik  yaitu orang dewasa yang  bertanggungjawab  memberi  bimbingan  atau bantuan  kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya untuk mampu berdiri sendiri dan  melaksanakan tugasnya sebagai mahkluk Allah khalifah  di  muka  bumi  dan  juga  sebagai  mahkluk  sosial  dan  individu  yang sanggup berdiri sendiri.
            Menurut  Undang-Undang  No. 14  tahun 2005:  Guru  adalah  pendidik professional dengan  tugas utama mendidik, mengajar,membimbing,mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta  didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.











II.2 Pengabdian Seorang Guru
            Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat atau tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, dan kasih sayang atau satu ikatan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Contohnya pengalaman yang dialami Penulis dan Guru-guru ........................... Pada tahun 2007 awal proses kegiatan belajar mengajar pada saat itu dimana keadaan sekolah belum memadai dan juga fasilitas yang serba kekurangan. Guru-guru yang mengajar tidak memperoleh upah atau gaji sepeser pun. Yang lebih mengesankan lagi Guru-guru bergotong-royong untuk menimbun tanah atau pasir ke halaman sekolah yang becek-becek, mengangkat air dari rumah tetangga ke kamar mandi supaya air tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah terutama buat anak didik yang masih berusia dini.

(Gbr 1a)                                                              (Gbr 1b)
Guru-guru TK dan anak-anak didik sedang gotong-royong

Ada sebagian Guru yang harus bangun pagi dan berangkat cepat-cepat dari rumahnya supaya tidak terlambat untuk naik bus ke sekolah dengan membawa anak-anak mereka yang masih kecil-kecil. Dan penulis juga harus menempuh jarak yang jauh kira-kira 17  km dengan menggunakan sepedamotor sekali jalan.



     
(Gbr 2a)                                                                   (Gbr 2b)
Guru-guru TK sudah tiba di sekolah

Sekalipun demikian Guru-guru .......................... tetap melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Guru walaupun itu dalam suasana suka dan duka. Apalagi yang penulis boleh rasakan untuk menjadi seorang Guru itu tidak mudah harus benar-benar punya hati yang terpanggil untuk profesi Guru tersebut, yang mana Penulis punya pengalaman kerja sebelumnya di bidang jasa penerbangan sangat berbeda pelayanannya dengan menjadi seorang Guru apalagi mendidik anak-anak yang berusia dini. Yang dituntut bukan hanya intelektual Guru semata tapi juga karakter seorang Guru harus boleh benar-benar jadi teladan buat anak didiknya.

                
(Gbr 3a)                                                                              (Gbr 3b)
Proses Kegiatan pembelajaran sedang berlangsung





II.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Seorang Guru
Veitzhal  Rivai  (Mangkunegara 2006:50)  menyatakan  bahwa  aspek-aspek prestasi kerja dapat dikelompokkan menjadi :
- Kemampuan  teknis  yaitu  kemampuan  menggunakan  pengetahuan, metode,  teknik      dan         peralatan  yang  dipergunakan  untuk  melaksanakan tugas serta pengalaman dan pelatihan yang diperolehnya.
- Kemampuan  konseptual  yaitu  kemampuan  untuk  memahami kompleksitas lembaga pendidikan dan penyesuaian dari  masing-masing tenaga pengajar,staf serta atasan ke dalam bidang operasional lembaga pendidikan secara menyeluruh, yang pada  intinya  individu – individu  tersebut  memahami  tugas,  fungsi  serta tanggung jawabnya.
- Kemampuan hubungan  interpersonal yaitu kemampuan untuk bekerja  sama dengan orang lain dan memotivasi diri sendiri.
            Dengan adanya kemampuan-kemampuan yang dimiliki seorang guru akan meningkatkan prestasi anak-anak didik yang diajarin. Misalnya seorang Guru mampu mempunyai pengetahuan, metode atau tehnik untuk mengajar anak tentang mewarnai, menari, melatih vocal atau bernyanyi, menyusun balok atau mengenalkan angka dan huruf akan membuat anak-anak  termotivasi senang untuk belajar dan menghasilkan anak-anak yang juara dan berprestasi.

                     
(Gbr 4a)                                                       (Gbr 4b)
Guru-guru TK  mengawasi anak-anak didik melakukan KBM di luar kelas




Guru-guru .............juga bergabung dalam suatu kegiatan yang bernama IGTKI se-kabupaten samosir, yang mana diadakannya pertemuan rapat sekali dua bulan dan dalam pertemuan tersebut Guru-guru TK Negeri juga boleh banyak belajar dan juga menambah wawasan untuk meningkatkan kualitas di dalam mengajar anak-anak. Walaupun Guru-guru TK tersebut mempunyai keterbasan dalam biaya disamping gaji ataupun upah yang sedikit dan juga jarak yang ditempuh sangat jauh karena tempat pertemuan rapat bergiliran di sekolah-sekolah TK yang ada di kabupaten samosir.
       
(Gbr 5a)                                              (Gbr 5b)
Gambar pertemuan rapat IGTKI se-kabupaten ....

Dan juga pertemuan-pertemuan rapat yang lain misalnya PKG (Pusat Kegiatan Gugus) dan ini rutin diadakan sekali sebulan di kecamatan masing-masing. Dalam kegiatan ini bergabung antara TK dan PAUD desa. Dalam pertemuan ini juga Guru-guru .......................... yang banyak ambil peran mengajarin guru-guru PAUD tentang bagaimana cara mengajar anak-anak karena kebanyakan dari mereka  masih buta tentang pembelajaran untuk anak-anak usia dini dan itupun dilakukan dengan sukarela dan tidak mendapatkan upah dari situ.



     
(Gbr 6a)                                                  (Gbr 6b)
Rapat Pusat Kegiatan Gugus Kec. ............. antara Guru-guru TK dengan PAUD lain

Penulis juga terlibat dalam pelayanan anak-anak di luar sekolah misalnya membuat suatu perkumpulan bagi anak-anak di bidang kerohanian, membantu mereka belajar baik di bidang kerohanian maupun di bidang intelektualnya. Dan semuanya itu boleh di lakukan dengan ikhlas karena di balik semua usaha yang kita berikan pasti bermamfaat buat lingkungan di mana pun kita berada.
Dan semuanya itu boleh dilakukan oleh Guru-guru .......................... dan penulis demi terwujudnya cita-cita bangsa yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan merupakan suatu pengabdian buat bangsa sekalipun Guru-guru yang ada di .......................... belum PNS.
(Gbr 7a)                                 (Gbr 7b)
Gambar anak-anak yang meraih prestasi





BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

III. 1 Kesimpulan
Berdasarkan dari seluruh pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut:
·         Pengabdian seorang guru itu adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat       atau tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, dan kasih sayang atau satu ikatan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
·         Faktor-faktor yang meningkatkan prestasi seorang guru mempunyai peranan yang penting untuk mendidik dan melahirkan anak didik yang berhasil dan mempunyai karakter yang baik sebagai generasi penerus bangsa.
·         Agar keadaan Guru-guru .......................... di perhatikan, khususnya yang menunjang kesejahtraan Guru-guru dan peningkatan kualitas kerja Guru.  


III. 2  Saran

Sesuai ajaran Ki Hajar Dewantara, pendiri perguruan taman siswa yang juga tokoh pendidikan nasional, Guru harus bersikap ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Artinya  Guru harus mampu memberi contoh untuk anaknya, mampu menciptakan peluang bagi anaknya untuk berkreasi, dan di belakang ia mampu memberikan dorongan bagi anaknya untuk maju dan berkembang sesuai dengan potensi diri.













Share:

0 komentar:

Post a Comment

Radio Streaming ...


Add Request Song to Live Streaming

Blog Archive

Support

VIDEO

SPEKTAKULER